Kabupaten Bandung Barat

GOA PAWON – JELAJAHI TEMPAT TINGGAL MANUSIA PURBA

goa pawon

 

Photo By @febbypebriansyah on instagram

Jika berbicara tentang wisata alam di Indonesia maka tak akan pernah ada habisnya, tak terkecuali di Kabupaten Bandung Barat. Kali ini kita akan membahas tentang Goa Pawon menyambung postingan sebelumnya. Goa pawon adalah  tempat wisata yang menyimpan banyak sejarah. Goa pawon ini merupakan goa yang mungkin tidak terlalu luas namun terdapat penemuan fosil manusia purba di dalamnya. Hal ini  membuktikan bahwa dahulu nenek moyang kita menggunakan goa sebagai tempat untuk tinggal. Ada tiga mulut goa yang seperti mendadahi untuk di masuki, dan ada satu lagi yang letaknya di bawah, jadi seperti kolam kering yang di pojoknya ada sebuah celah besar. Di bagian kiri atas gua ini ada sebuah spot yang dinamakan sumur Bandung. Sumur Bandung ini sebenarnya bukanlah sumur, melainkan sebuah kolam kecil yang cukup dalam. Dalam cerita legenda Sangkuriang konon tempat ini adalah dapur Dayang Sumbi. Namun jika anda hendak mengungungi objek wisata ini saya sarankan agar hati-hati Karena di sekitar Goa pawon ini masih banyak terdapat kawanan monyet liar. Dan di kawasan ini sudah terpassang anak tangga dari kayu untuk bisa menjejak hingga le dalam lambung goa yang beerada tepat di mulut goa. Di sini juga seorang petugas yang siap membantu pengunggung untuk naik turun tangga, guna menghindari terpeleset atau terjatuh. Ketika anda masuk ke dalam goa anda akan melihat ribuan kawanan kelelawar terbang berputar-putar dan bergelantungan di atas langit-langit goa. Memang gua ini tidak terlalu besar  namun meski demikian disini kita bisa melihat temuan fosil manusia purba di sudut ruangan goa yang di batasi dan di lindungi oleh pagar pembatas.

lokasi goa yang berada di ketinggian 601 Mdpl membuat anda bisa menikmati keindahan alam di sekitar Goa Pawon dari ketinggian. Anda juga bisa melihat aktivitas penambangan kapur yang berada di atas bukit Pawon. Di sini juga anda bisa mengabadikan momen melalui kamera Handphone atau kamera anda dengan berselfie atau berwifie. Namun sayangnya keindahan tempat bersejarah ini ternodai oleh tangan-tangan jahil tidak bertanggung jawab. Terlihat dari ada beberap coretan di sudut sudut goa menggunakan pilox. Jadi saya menyarankan jika anda hendak ingin ke tempat ini agar selalu menjaga kebersihan dan tidak melakukan vandalisme atau kegiatan apapun yang dapat menghancurkan atau mengurangi keindahan tempat bersejarah ini.

Akses menuju tempat ini sama seperti jika anda ingin ke Stone Garden, Karena memang Goa Pawon Ini berada tepat di bawahnya, yaitu

Dari arah Jakarta

Dari Jakarta jika menggunakan tol Cipularang, keluar tol di gerbang tol Padalarang. Dari sana arahkan kendaraan ke arah cianjur. Selepas memasuki wilayah Desa Ciburuy (masih di kawasan Kec. Padalarang), bisa Tanya-tanya kepada warga sekitar letak posisi untuk masuk ke Wisata Alam Goa Pawon ( Meski stone garden sudah mulai dikenal, namun Goa Pawon lebih dahulu dikenal sebagai Wisata Alam di Kec. Bandung Barat). Jika tidak menggunakan tol cipularang, dari Jakarta bisa naik Bus Antar Propinsi yang melalui rute puncak/cianjur. Disini memang agak sulit tapi bisa ditanyakan ke kenek atau sopir untuk berhenti di Gerbang Goa Pawon. Tepatnya di daerah Desa Gunung Masigit.

Dari Bandung

Jika menggunakan tol cipularang, rutenya akan sama seperti rute dari point nomor 1. Jika menggunakan kendaraan pribadi/umum yang tidak menggunakan tol cipularang, travelers dapat menggunakan kendaraan pribadi/umum dari padalarang, arahkan ke cianjur. Setelah masuk ke daerah Desa Padalarang, bisa Tanya-tanya ke warga sekita. Untuk yang menggunakan angkutan umum, rekomendasi mudah yaitu dengan menggunakan DAMRI dari Alun-alun Bandung ke Alun-Alun Ciburuy. Turun di alun-alun ciburuy, kemudian nyebrang dari tempat turun dan naik angkutan umum berwarna kuning ke arah Raja Mandala, Tanya aja ke sopirnya mau ke Goa Pawon.

Sebenarnya tiket masuk kawasan ini sama seperti jika anda ingin ke Stone Garden jika menggunakan jalur pintu masuk Goa pawon ini yaitu sebesar Rp. 6000/ orang. jam operasional Goa pawon ini dibuka setiap hari dari mulai pukul 06.00 – 17.00 WIB. Dari gerbang anda tinggal menyusuri jalan bervaping hingga sampai mulut goa. Ada beberapa rongga yang dimiliki goa seluas 300 meter ini yang membuatnya nampak seperti kamar dengan jendela alami berukuran besar. Pencahayaan di dalam goa juga cukup terang yang memudahkan travelers untuk menjelajahinya tanpa perlu membawa senter. Untuk lokasi penemuan artefak kerangka manusia purba, travelers tinggal mengikuti jalan yang menyerupai labirin dengan lokasi artefak berada di sisi utara goa.

Komentar Anda

PALING POPULER

To Top