Kabupaten Bandung Barat

GUNUNG TANGKUBAN PERAHU – MELIHAT DARI DEKAT BUKTI SEJARAH SANGKURIANG

tangkuban perahu
Photo by  @fitrii2124 on instagram

Gunung Tangkuban Perahu Merupakan salah satu objek wisata alam yang sangat terkenal di kawasan Cikole, Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. Jika kita membicarakan tentang Gunung Tangkuban Perahu ini tentunya tidak akan terlepas dengan cerita yang sudah melegenda di masyarakat, yaitu legenda Sangkuriang. Menurut cerita rakyat setempat nama Tangkuban Perahu berkaitan dengan legenda Sangkuriang, yang dikisahkan jatuh cinta kepada ibunya, Dayang Sumbi. Tempat Wisata Untuk menggagalkan niat anaknya menikahinya, Dayang Sumbi mengajukan syarat, salah satunya Sangkuriang harus membuat perahu dalam semalam. Saat menyadari usahanya untuk memenuhi syarat itu gagal, Sangkuriang marah dan menendang perahu itu, sehingga mendarat dalam keadaan terbalik. Perahu inilah yang kemudian membentuk Gunung Tangkuban Parahu. Gunung yang memiliki ketinggian + 2.048 Mdpl ini merupakan gunung berapi aktif dan masih sering sekali aktif. Dan tercatat terakhir aktif kembali yaitu sekitar tahun 2015. Dan memiliki beberapa kawah, dan yang paling popular di antaranya yaitu

Kawah Ratu



Photo By @dickyhere on Instagram

Kawah Ratu merupakan kawah yang paling besar dan cantik kawasan Tangkuban Perahu. Anda akan menemukan sebuah prasasti di pelataran parkir. Selain itu, dari sini anda sudah bisa melihat panorama Kawah Ratu. Nampaknya sangat mudah menuruni kawah ini tapi pengunjung dilarang untuk turun ke bawah. Gas beracun di kawah tersebut sangat berbahaya. Dan saya menyarankan agar anda membawa masker.

Kawah Domas              

Photo By @insone_di on Instagram

Jarak Kawah Domas dan Ratu memang tidak jauh. Sayangnya, kawah ini tidak banyak didatangi pengunjung. Penyebab Kawah Domas jarang dikunjungi mungkin karena papan namanya terlalu kecil sehingga tidak terlihat. Mungkin juga karena pemandangannya tidak semenarik Kawah Ratu. Tapi, Kawah Domas bisa menjadi alternatif kedua tujuan wisata di Tangkuban Perahu. Meski tidak seramai Kawah Ratu, kawah ini mempunyai sumber air panas yang bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit kulit. Dan di sini juga anda bisa merebus telor langsung di kawahnya.

Kawah Upas

Photo By@_rahmatmat on Instagram

Ingin melihat eksotisnya lembah dan pohon-pohon kayu yang mati? Cobalah datang ke Kawah Upas. Kamu bisa menikmati keindahan Tangkuban Perahu dari sisi Kawah Upas. Jalan menuju ke tempat ini mudah karena tidak perlu mendaki. Kalau ingin mengunjungi Kawah Upas, kamu dapat melalui jalur Parongpong. Perjalanan yang akan kamu tempuh kurang lebih tiga jam. Tapi, jangan khawatir, perjalanananmu pasti terasa menyenangkan karena melewati hamparan perkebunan teh yang memukau.

Di kawasan ini anda bisa melakukan berbagai macam aktifitas wisata, mulai dari hanya sekedar berfoto atau hanya sekedar menikmati keindahan kawahnya dari dekat. Atau anda juga bisa berjalan-jalan mengelilingi sekitar kawasan wisata alam ini, dan jika anda tidak ingin Lelah dengan berjalan kaki di kawasan wisata ini banyak juga yang menawarkan jasa menunggang kuda. Dan anda tidak usah hawatir jika tidak bisa menunggang kuda Karena tentunya di tuntun oleh yang sang pawang jadi di jamin aman. Dan jika anda ingin membeli souvenir untuk oleh-oleh anda juga bisa berbelanja di kios-kios yang ada di sekitar kawasan ini, Karena di sekitar kawah ratu banyak kios-kios yang menjual mulai dari acsesoris serba serbi khas Tangkuban Perahu. Di kawasan ini juga sudah tersedia fasilitas-fasilitas seperti Toilet, Masjid dan Kantor Polisi.

Akses menuju Tempat Wisata alam ini cukup mudah, jika anda dari kota Jakarta anda bisa memilihih dua rute yaitu arah tol Pasteur dan jalur Subang.

Jakarta Jalur Pasteur

Jika anda memilih jalan Pasteur Tol Jakarta – Cikampek -> Tol Purbaleunyi ->xit Pasteur ->Terusan Pasteur (Dr. Djunjunan) -> Jalan Pasirkaliki -> jalan Setiabudhi -> Jl. Raya Lembang -> Jl. Tangkuban Parahu -> Gerbang Atas -> Tangkuban Perahu.

Jakarta Jalur Subang

Jakarta – Cikampek -> Purbaleunyi -> Exit Sadang -> Sadang -> Purwakarta -> pasawahan -> Wanayasa -> Sagalaherang -> Jalan cagak -. Ciater -> Gerbang Atas -> Kawasan wisata Tangkuban Parahu.

Kota Bandung

Anda tinggal menuju arah jalan Setiabudhi -> Jl. Raya Lembang -> Jl. Tangkuban Parahu -> Gerbang Atas -> Tangkuban Perahu.

Sedangkan biaya masuk ke kawasan wisata alam ini di kenakan tarif untuk Wisatawan Indonesia sebesar Rp. 25.000 (hari biasa), Rp. 30.000 (hari libur), Wisatawan Asing Rp. 200.000 (hari biasa), Rp. 300.000 (hari libur), Sepeda Rp. 7.000, sepeda Motor Rp. 12.000, Mobil Rp. 25.000 dan Bus Rp. 110.000.

 

 

Komentar Anda

PALING POPULER

To Top